LHOKSUKON – Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Utara membagikan takjil kepada pengendara dan masyarakat yang melintas di Jalan Medan – Banda Aceh, depan Poslantas Kompleks Teminal, Kecamatan Lhoksukon, Sabtu, (18/5/2019).

Bagi pengendara yang tertib aturan berlalu lintas akan langsung mendapatkan bungkusan takjil dan boleh melanjutkan perjalanan. Namun bagi pengendara yang melanggar aturan diminta berhenti untuk mendapat ceramah dari Ustadz dan tetap mendapat takjil gratis.

“Saat pembagian takjil berlangsung, pengendara dan pengemudi yang melanggar tata tertib berlalu lintas kita minta berkumpul di depan pos. Jenis pelanggaran yang dilakukan, misalkan tidak memakai helm atau sabuk pengaman, tidak memasang spion kendaraan dan lainnya,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin.

Menurutnya, Satlantas memanfaatkan momen bulan suci Ramadhan itu untuk berbagi kepada sesama. Selain itu juga sebagai bentuk sosialisasi kepada pengendara atau pengemudi yang kedapatan melanggar aturan.

“Terkait ada puluhan pelanggar yang kita kumpulkan, mereka kita beri pencerahan dengan melibatkan ustadz untuk memberikan dakwah islamiah, baik dari aturan-aturan yang berlaku maupun dari segi agama,” ujar kapolres.

Dalam kesempatan itu, kata AKBP Ian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan dan masyarakat agar tertib dalam berlalu lintas.

“Gunakan helm depan dan belakang dan gunakan sabuk pengaman bagi yang mengendarai roda empat. Selain itu, surat-surat kendaraan agar tetap dibawa saat berkendara, khususnya STNK dan lengkapi dengan SIM,” ucap AKBP Ian Rizkian.

“Terkait tingginya angka pelanggaran, itu karena kesadaran masyarakatnya sendiri yang kurang tertib. Apabila masyarakat sudah tertib, maka pelanggaran akan minim,” ungkapnya.

View this post on Instagram

LHOKSUKON – Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Utara membagikan takjil kepada pengendara dan masyarakat yang melintas di Jalan Medan – Banda Aceh, depan Poslantas Kompleks Teminal, Kecamatan Lhoksukon, Sabtu, (18/5/2019). Bagi pengendara yang tertib aturan berlalu lintas akan langsung mendapatkan bungkusan takjil dan boleh melanjutkan perjalanan. Namun bagi pengendara yang melanggar aturan diminta berhenti untuk mendapat ceramah dari Ustadz dan tetap mendapat takjil gratis. “Saat pembagian takjil berlangsung, pengendara dan pengemudi yang melanggar tata tertib berlalu lintas kita minta berkumpul di depan pos. Jenis pelanggaran yang dilakukan, misalkan tidak memakai helm atau sabuk pengaman, tidak memasang spion kendaraan dan lainnya,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin. Menurutnya, Satlantas memanfaatkan momen bulan suci Ramadhan itu untuk berbagi kepada sesama. Selain itu juga sebagai bentuk sosialisasi kepada pengendara atau pengemudi yang kedapatan melanggar aturan. “Terkait ada puluhan pelanggar yang kita kumpulkan, mereka kita beri pencerahan dengan melibatkan ustadz untuk memberikan dakwah islamiah, baik dari aturan-aturan yang berlaku maupun dari segi agama,” ujar kapolres. Dalam kesempatan itu, kata AKBP Ian mengimbau kepada seluruh pengguna jalan dan masyarakat agar tertib dalam berlalu lintas. “Gunakan helm depan dan belakang dan gunakan sabuk pengaman bagi yang mengendarai roda empat. Selain itu, surat-surat kendaraan agar tetap dibawa saat berkendara, khususnya STNK dan lengkapi dengan SIM,” ucap AKBP Ian Rizkian. “Terkait tingginya angka pelanggaran, itu karena kesadaran masyarakatnya sendiri yang kurang tertib. Apabila masyarakat sudah tertib, maka pelanggaran akan minim,” ungkapnya. #polisipromoter #polisihumanis #polriberbagi #berkahramadhan #bidhumaspoldaacehupdate #multimediahumaspoldaaceh

A post shared by Polres Aceh Utara (@polres.acehutara) on

Comments

comments

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here