LHOKSUKON – Pria berinisial MU, 32 tahun, warga Gampong Matang Baroh, Kecamatan Lapang, Aceh Utara ditangkap petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Aceh Utara, Rabu, 12 Juni 2019, sekitar pukul 17.30 WIB. Pria itu ditangkap karena melakukan kekerasan dalam rumah tangga dengan cara menampar istrinya.

MU ditangkap di kawasan Kota Lhoksukon berdasarkan laporan polisi Nomor LP.B/ 67/ V/ RES. 1.24/ 2019/ ACEH/ RES AUT/ SPKT, tanggal 12 Mei 2019.

“Korban merupakan, HE, 24 tahun, warga yang sama. Perbuatan tidak menyenangkan ini dilakukan MU pada tanggal 26 April 2019 lalu, sekitar pukul 21.00 WIB, di Gampong Keutapang, Kecamatan Pirak Timur,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reskrim Iptu Rezki Kholiddiansyah, Kamis, 13 Juni 2019.

Rezki menjelaskan, kejadian berawal saat MU menemui korban yang kala itu berada di rumah orangtuanya di Gampong Keutapang untuk melihat anak-anak mereka. Namun, kata Rezki, MU tidak datang dengan cara baik-baik.

“Terlapor meminta melihat anaknya secara kasar sambil merekamnya melalui HP. Saat pelapor melarang agar terlapor tidak merekamnya, selanjutnya terlapor langsung mendorong pelapor hingga pelapor terjatuh terbentur batu,” katanya.

Saat itu juga, korban kembali mendekati MU hingga tersangka menampar pipi dan kepala korban. Karena perbuatan itu, MU kini berurusan dengan perkara tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), sebagaimana dimaksud dalam pasal 44 ayat (1) UU RI No 23 Tahun 2004 dengan hukuman penjara 1 tahun.

“Pelaku kita tangkap berdasarkan bukti-bukti yang cukup, yaitu keterangan dari korban, keterangan saksi dan hasil visum et repertum. Penangkapan terhadap pelaku dipimpin oleh KBO Reskrim Aiptu Dapot Situmorang. Kini pelaku sudah dibawa ke Polres Aceh Utara untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Iptu Rezki.

Comments

comments

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here