LHOKSUKON – Angin kencang disertai hujan melanda Kabupaten Aceh Utara, Jumat, 9 Agustus 2019 sore, mengakibatkan kerusakan bangunan di dua kecamatan.

Selain atap rumah toko (ruko) yang diterbangkan angin di Gampong Mee Meurbo, Kecamatan Tanah Pasir, sebuah kanopi besi juga ambruk ke badan Jalan Medan–Banda Aceh, Gampong Tanjong Mulieng, Kecamatan Syamtalira Aron.

“Di Gampong Mee Meurbo, atap ruko milik Jainuddin (37) diterbangkan angin. Saat angin kencang datang, ia sedang duduk di ruko tersebut. Atap itu terbang sekitar 10 meter. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kapolsek Tanah Pasir Iptu Muliadi.

Secara terpisah, Kapolsek Syamtalira Aron Iptu Sudirman mengatakan, di Gampong Tanjong Mulieng, sebuah kanopi ambruk ke badan Jalan Medan–Banda Aceh. Hal itu sempat mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas.

“Kanopi besi itu terbang melewati pagar gudang milik H. Jafar mengakibatkan beberapa ranting pohon mahoni jatuh berserakan ke badan jalan. Setelah mendapat informasi dari masyarakat terkait kejadian itu, kita bersama TNI yang dibantu tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turun ke lokasi memindahkan kanopi itu dan membersihkan ranting–ranting pohon yang patah. Tak lama berselang lalu lintas kembali normal. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu,” pungkas Iptu Sudirman

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here