Bocah 9 Tahun di Aceh Utara Tewas Tertabrak Honda Tiger

Bocah 9 Tahun di Aceh Utara Tewas Tertabrak Honda Tiger

1,233 Views

LHOKSUKON – Reza Ariska, bocah berusia 9 tahun tewas setelah tertabrak sepeda motor Honda Tiger dalam sebuah kecelakaan di jalan lintas di Desa Ara, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (26/1/2018) siang.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ir. Untung Sangaji melalui Kasat Lantas AKP Mujibussalim menyebutkan, kecelakaan lalu lintas ini melibatkan satu unit sepeda motor dan sepeda dayung.

“Pendayung sepeda mininggal dunia usai kejadian, sementara pengendara sepeda motor bernama Musnandar (17), pelajar asal Desa Matang Baroh, Kecamatan Lapang, mengalami luka-luka dalam insiden sekitar pukul 12.15 WIB itu,” kata Mujibussalim.

Kejadian tersebut, kata Mujibussalim, berawal saat Reza Ariska menyeberang badan jalan dari sebuah lorong di desa itu dengan sepedanya. Pada waktu yang bersamaan, sepeda motor dikendarai Musnandar dalam kecepatan sedang, melintas dari arah Lhoksukon menuju Lapang.

Setiba di lokasi, Musnandar tidak lagi bisa mengelak sepeda yang didayung oleh Reza Ariska yang ada di depannya, karena posisi sudah terlalu dekat dan tabrakanpun terjadi, mengakibatkan keduanya terpental.

Reza Ariska meninggal dunia dalam peristiwa ini, dan sempat dibawa ke Puskesmas sebelumnya akhirnya jasad korban dibawa pulang ke rumah duka untuk dikebumikan. Sedangkan Musnandar harus menjalani perawatan medis di Puskesmas karena mengalami luka-luka.

Polisi lalu lintas sudah mengamankan barang bukti yang rusak berat usai kejadian, baik sepeda motor bernomor polisi BL 3301 DR, dikendarai Musnandar dan juga sepeda dayung milik Reza Ariska.

Petugas, kata Mujibussalim lagi, juga telah memintai keterangan dari para saksi yang melihat kejadian tersebut. Terkait hal ini ia juga mengimbau kepada setiap orangtua agar mengawasi anaknya dengan baik dan benar.

“Jangan biarkan anak kita bermain sepeda di jalan yang sibuk kendaraan, terutama anak-anak yang masih kecil tanpa adanya pengawasan dari kita, ini sangat berbahaya,” pungkas Mujibussalim

Comments

comments

CATEGORIES
Share This