Kapolres Aceh Utara Serahkan Bantuan dan Biaya Pengobatan Untuk Bayi Aqila

Kapolres Aceh Utara Serahkan Bantuan dan Biaya Pengobatan Untuk Bayi Aqila

767 Views

WhatsApp Image 2021-02-09 at 14.20.55
WhatsApp Image 2021-02-09 at 14.20.53
WhatsApp Image 2021-02-09 at 14.20.56
WhatsApp Image 2021-02-09 at 12.49.11
WhatsApp Image 2021-02-09 at 14.20.48

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Tri Hadiyanto, S.I.K meyalurkan bantuan untuk Aqila Fitriana, bayi usia 20 bulan penderita stunting yang tinggal bersama orang tuanya di Gampong Gampong Ampeh Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, Senin (8/1/2021).

Bantuan berupa perlengkapan bayi dan santunan sejumlah uang tunai untuk biaya pengobatan itu diserahkan Kabag Sumda AKP Yusuf Hariadi didampingi Kapolsek Tanah Luas Ipda Hendra Jamiswar. Bantuan Kapolres itu diterima langsung Ummi Deliana (30), ibunda Aqila.

Informasi dihimpun tribratanews, Aqila adalah bayi perempuan dari pasangan Tgk. Amiruddin dan Ummi Deliana, warga kurang mampu yang harus mendapat perhatian kaum dermawan.

Penyakit gizi buruk yang dialami Aqila sudah menahun, Dalam keadaan sakit dan harus minum susu lewat lobang hidung, Dek Aqila juga hidup di rumah berdinding papan dan beratap bocor. Ketika musin hujan Dek Aqila juga ditimpa kedinginan, karena air hujan merembes masuk ke dalam rumahnya.

Dikutip dari Kompas.com, Ibu Aqila, Delina (30) mengaku pasrah dengan kondisi yang dialami anaknya tersebut. Sebab, suaminya yang berprofesi sebagai sopir di sebuah perusahaan itu hanya memiliki gaji pas-pasan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

Sedangkan untuk pengobatan anak keempatnya tersebut butuh biaya obat yang tak murah. Karena untuk menebus obat sekali pakai membutuhkan biaya sebesar Rp 1,8 juta. “Saya pasrah dan sekuat tenaga semampu saya mengobatinya. Semoga Allah memberikan jalan terbaik,” terangnya, Sabtu (6/2/2021).

Dikatakan Delina, akibat penyakit tersebut membuat anaknya itu tak bisa makan melalui mulut. Pasalnya, rahang sang bayi tidak berfungsi secara baik. Oleh karena itu, harus dipasang selang melalui saluran hidung. Selang makanan itu juga harus diganti per 10 hari ke dokter.

Untuk membantu kesembuhan buah hatinya itu, lanjut dia, sudah pernah dibawa ke dokter. Bahkan, sampai ke RSU Zainal Abidin. Saat itu, dirinya diberikan pilihan oleh dokter untuk dilakukan rawat inap atau rawat jalan.

Namun, karena keterbatasan biaya dan harus merawat ketiga anak lainnya, ia dan suami memilih untuk melakukan rawat jalan.

“Saat itu dokter menyebutkan beberapa penyakit sekaligus ada di tubuh anak saya, mulai dari infeksi saluran kencing, cairan dalam otak, lumpuh saraf, rahang tidak berfungsi serta gizi buruk,” kata Delina pilu.

Comments

comments

CATEGORIES
TAGS
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus (0 )