Home / Berita

Sabtu, 22 Juli 2017 - 06:46 WIB

Belasan Anak Keracunan Bakso Bakar, Penjualnya Diamankan Polisi

LHOKSUKON – Belasan anak di Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara dilarikan ke rumah sakit akibat muntah-muntah dan pusing setelah mengonsumsi bakso bakar keliling, Jumat (21/7/2017).

Jumlah korban keracunan ini mencapai 18 orang. Pascakejadian sekitar pukul 20.30 WIB, para korban langsung di bawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

“Kemarin pas mau magrib anak-anak di desa kami beli somai dan bakso bakar keliling. Kemudian orangtua masing-masing anak sudah mulai sibuk-sibuk lihat anaknya sudah muntah-muntah. Lalu pada pukul 22.00 WIB, korban semakin bertambah. Maka dibawalah ke Puskesmas,” kata Keuchik Simpang Lhee, Muhammad Saleh, Sabtu (22/7/2017).

Saat kejadian, kata M Saleh, warga desanya sempat mengira itu kesurupan, sehingga warga berinisiatif untuk mencari tukang sembur. Namun selang beberapa saat, para orangtua anak mengetahui adanya indikasi keracunan.

“Ke 18 anak itu terbagi 8 keluarga. Semalam ada yang dirawat di Puskesmas Baktiya dan sebagiannya Puskesmas Ceumpeudak. Tapi sekarang sebagian korban sudah dibawa pulang. Kabarnya ada sekitar 5 atau 6 korban lagi yang masih dirawat di Puskesmas,” kata M Saleh.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kapolsek Langkahan Iptu Sudiarno mengatakan, penjual bakso bakar itu, Muzakir (32), warga asal Buket Kareung, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur telah diamankan di Polsek sejak semalam untuk menghindari amukan massa.

“Penjualnya sudah diamankan di Polsek. Bakso bakar dengan saus itu telah kita kirimkan ke laboratorium Dinas Kesehatan untuk diperiksa,” kata Iptu Sudiarno.

Menyangkut dengan itu, Sudiarno mengimbau kepada para orangtua anak agar kedepannya dapat mengontrol anak mereka dalam membeli jajanan makan ringan seperti bakso dan lain-lainnya.

“Kita berharap orangtua anak dapat mengontrol anak mereka dalam membeli jajan, baik di pekarangan rumah maupun di lingkungan sekolah. Karena makanan-makanan sejenis itu biasanya sasarannya adalah sekolah dan tempat-tempat keramaian,” ucap Sudiarno.

Ke-18 anak korban keracunan bakso bakar ini masing-masing, Syifa (9), Ramadhan (8), Lurata (2), Syakila (3), Nova (11), Nazira (8), Muksalmina (5), Riski (3), Nadia (2), Amalia (3), Humaira (5), Ajis (12), Muzammil (8), Alfa (7), Anissa (11), Anisa Muskiyani (5) dan Anisa Khaila (6).

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolres Aceh Utara Hadir di SMKN 1 Lhoksukon, Ajak Pelajar Jauhi Narkoba dan Kenakalan Remaja

Berita

Polisi Bersama Masyakat, Kapolres Turun ke Jalan Pantau Layanan Pengaturan Lalu lintas Pagi

Berita

Operasi Patuh Seulawah 2026 dimulai, Berlangsung Selama 14 Hari

Berita

Tragis! Petani di Aceh Utara Meninggal Tertimpa Patahan Pohon Kelapa

Berita

Peringatan Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polres Aceh Utara Gelar Donor Darah

Berita

Kapolres Aceh Utara Pimpin Upacara di SMAN 1 Lhoksukon, Ajak Pelajar Jauhi Narkoba

Berita

Kapolres Aceh Utara Turun Langsung Atur Lalu Lintas Pagi di Lhoksukon

Berita

Sambut HUT ke-75 Humas Polri, Polres Aceh Utara Bersihkan Masjid Al-Ikhsan Matang Ubi