Home / Berita

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:32 WIB

Pengabdian Masyarakat STIK 83, Wujud Kepedulian Polri di Aceh Utara

LHOKSUKON – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan ke-83 melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Kabupaten Aceh Utara, Rabu (11/2/2026), dengan fokus pada penanganan pasca-bencana dan pembinaan generasi muda.

Sejak pagi hari, para mahasiswa diterjunkan ke sejumlah lokasi terdampak untuk melakukan pemetaan lanjutan terhadap risiko bencana serta memantau kondisi terkini di lapangan. Mereka juga memberikan edukasi singkat kepada warga terkait prosedur keselamatan dan jalur evakuasi, sekaligus melakukan pendataan korban secara manual maupun digital guna mendukung akurasi informasi.

Pendekatan yang diterapkan tidak hanya menitikberatkan pada aspek teknis, tetapi juga mengedepankan sisi kemanusiaan. Selain memperhatikan dampak fisik yang ditimbulkan, mahasiswa turut memberi perhatian terhadap kondisi psikologis masyarakat terdampak.

Koordinasi lintas sektor dilakukan melalui pertemuan di Kantor Dinas Sosial. Dalam kesempatan tersebut, hasil temuan lapangan dipaparkan untuk diselaraskan dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Langkah ini bertujuan agar penyaluran bantuan logistik lebih tepat sasaran dan menghindari potensi tumpang tindih selama masa pemulihan.

Sinergi juga diperkuat melalui audiensi di Kantor Camat bersama unsur kecamatan dan perangkat desa. Pembahasan meliputi validasi data korban dan kerusakan, penyusunan rencana kontinjensi berbasis masyarakat, serta upaya menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif pasca-bencana.

Sebagai bentuk dukungan psikososial, mahasiswa STIK Angkatan 83 menggelar kegiatan trauma healing, terutama bagi anak-anak dan lansia. Melalui permainan edukatif, sesi interaktif, serta pendampingan sederhana, suasana yang sebelumnya diliputi kecemasan perlahan berubah menjadi lebih hangat dan penuh semangat.

Di bidang pendidikan, program “PTIK Saweu Sikula” dilaksanakan di SMAN 1 Lhoksukon. Para pelajar mendapatkan motivasi mengenai pentingnya kedisiplinan, wawasan karier, serta pemahaman tentang peran dan tugas kepolisian. Selain itu, disampaikan pula sosialisasi bahaya narkoba kepada ratusan siswa sebagai langkah pencegahan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

Ketua Sindikat 8, Iptu Janiar Arsyadilah Lintang didampingi Iptu Rizki Ali Akbar menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Kami tidak hanya berfokus pada pemetaan dan koordinasi penanganan pasca-bencana, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada masyarakat serta membekali generasi muda agar terhindar dari bahaya narkoba. Ini bagian dari komitmen kami untuk terus hadir, peduli, dan bekerja bersama masyarakat,” ujarnya.

Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan proses pemulihan pasca-bencana di Aceh Utara dapat berjalan lebih cepat sekaligus mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat.

Share :

Baca Juga

Berita

Warkop Sekaligus Rumah di Seunuddon Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp130 Juta

Berita

Sat Samapta Polres Aceh Utara Kenalkan Program “Samapta Sahabat Pelajar” di SMA Negeri 1 Lhoksukon

Berita

Banjir Luapan Krueng Peuto Rendam Sejumlah Gampong di Lhoksukon

Berita

Satlantas Polres Aceh Utara Berikan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas di SD Negeri 3 Lhoksukon

Berita

Kotak Rokok Berisi 17 Paket Sabu Seret Seorang Pria dan IRT ke Polres Aceh Utara

Berita

Tiga Pelaku Sabu Dibekuk di Seunuddon, Dua Pria Seret Nama Seorang Wanita

Berita

Polres Aceh Utara Kerahkan Seratusan Personel Amankan Kunjungan Ketua Umum Tim Pembina Posyandu Pusat

Berita

Pembukaan Pendidikan Kader Ulama PKU Angkatan X di Aceh Utara, Siapkan Ulama Muda Berkualitas