Home / Berita

Rabu, 31 Mei 2017 - 20:24 WIB

Polisi Razia Pedagang Mercon di Kota Panton Labu

Polisi merazia lapak pedagang mercon di kota panton labu

Polisi merazia lapak pedagang mercon di kota panton labu

Polisi merazia lapak pedagang mercon di kota panton labu

Lhoksukon – Sebanyak 51 bungkusan mercon beraneka jenis disita polisi pada Rabu malam (31/5/2017) dari sejumlah lapak pedagang kembang api di Kota Panton Labu, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

“Dari hasil razia yang dilakukan, kita menyita diantaranya 10 bungkus Mercon cabe kecil, 35 bungkus Mercon cabe besar, 5 bungkus Mercon Batang kecil dan 1 bungkus Mercon Batang besar, total ada 51 bungkus yang nantinya akan kita musnahkan” Kata Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Sangaji melalui Kapolsek Tanah Jambo Aye AKP Teguh Yano Budi.

Teguh mengatakan, razia ini dilakukan untuk menciptakan situasi yang kondusif selama bulan suci Ramadhan, sehingga orang melaksanakan ibadah merasa nyaman dan khusyuk. Petasan memang selalu identik dengan datangnya bulan puasa Ramadhan, tetapi ini tentu sangat membahayakan.

“Kami imbau pedagang jangan menjual petasan dan kembang api yang diluar standar. Karena bunyi petasan itu bisa menganggu kenyamanan warga masyarakat dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadhan,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Polres Aceh Utara Rampungkan Kasus Ayah Rudapaksa Anak Kandung, Tersangka Diserahkan ke Jaksa

Berita

Polres Aceh Utara Monitoring Progres Bedah Rumah Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Berita

Anjangsana Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Aceh Utara Rajut Kepedulian dan Momentum Silaturahmi

Berita

Polres Aceh Utara Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Ulee Rubek Barat di Seunuddon

Berita

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Salurkan Bantuan Sosial kepada Anak Disabilitas

Berita

Satlantas Polres Aceh Utara Amankan 16 Sepeda Motor Berknalpot Brong di Kawasan Kantor Bupati

Berita

Polisi Dalami Dugaan Penyekapan Terkait Transaksi Narkotika

Berita

Respons Cepat Satreskrim Polres Aceh Utara Selamatkan Pria Asal Sultra yang Diduga Jadi Korban Penyekapan