LHOKSUKON – Ribuan masyarakat dari tiga kecamatan di Aceh Utara yang tergabung dalam Serikat Tani Aceh Utara menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati, Landing Kecamatan Lhoksukon, Rabu (24/9/2025). Polres Aceh Utara menyiagakan 130 personel untuk memastikan jalannya aksi berjalan aman dan tertib.
Dalam pengamanan tersebut, Polres Aceh Utara juga mengedepankan tim negosiator dari Polwan. Kehadiran tim ini dinilai efektif untuk menjaga komunikasi dengan massa aksi sehingga situasi tetap terkendali.
Kasi Humas Polres Aceh Utara AKP Bambang mewakili Kapolres menyampaikan, seluruh rangkaian aksi dapat berlangsung tertib hingga berakhir pada sore hari.
“Sebanyak 130 personel diterjunkan untuk mengamankan jalannya aksi. Kami juga melibatkan tim negosiator dari Polwan agar komunikasi dengan peserta aksi terbangun dengan baik. Alhamdulillah, situasi dapat dijaga tetap kondusif sampai massa membubarkan diri,” ujar AKP Bambang.
Aksi dimulai pukul 10.30 WIB, dengan massa datang beriringan menggunakan sepeda motor dan mobil dari Kecamatan Cot Girek, Pirak Timu, dan Paya Bakong. Mereka membawa sejumlah spanduk berisi tuntutan terkait persoalan lahan HGU.
Sekitar pukul 15.30 WIB, massa membubarkan diri secara tertib setelah Bupati Aceh Utara, H. Ismail A Jalil (Ayahwa), menandatangani petisi yang diserahkan para pengunjuk rasa.
AKP Bambang menambahkan, Polres Aceh Utara senantiasa menekankan langkah persuasif dalam setiap pengamanan aksi unjuk rasa. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban umum.







