Home / Berita

Sabtu, 2 Desember 2017 - 06:43 WIB

Banjir Di Matangkuli, Polisi Bantu Evakuasi Orang Sakit Dan Ibu Baru Melahirkan

Polisi membantu evakuasi seorang ibu yang baru saja melahirkan dari genangan banjir dirumahnya di Gampong Tumpok Barat Kecamatan Matangkuli

LHOKSUKON – Pasca hujan yang terus mengguyur sejak sepekan terakhir telah mengakibatkan Sungai Krueng Keureto meluap dan setidaknya 18 Desa di Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara di genangi banjir. Sabtu (2/12/2017).

“Dari hasi monitoring kami, ketinggian air rata-rata mencapai 40-50 cm, akan tetapi di gampong Lawang dan Gampong Tumpok Barat ketinggian air mencapai 50-80 cm.” Ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ir. Untung Sangaji melalui Kapolsek Matangkuli Iptu Sudiya Karya.

Menurutnya untuk kali ini air luapan termasuk lebih parah dari biasanya. Warga masyarakat sudah mulai mengungsikan hewan ternaknya ke tempat yang lebih tinggi dan transportasi juga terputus sehingga warga harus berjalan kaki untuk melewati luapan air.

Polisi ikut membantu evakuasi orang sakit dari genangan banjir di Gampong parang IX Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara

“Di Gampong Lawang dan Tumpok Barat ada 8 Kepala Keluarga telah mengungsi ke Meunasah setempat, bahkan ada seorang ibu yang baru melahirkan dengan bayinya dan seorang pria paruh baya yang sakit sudah kita evakuasi ke tempat yang aman”. ujar Iptu Sudiya.

Share :

Baca Juga

Berita

Tragis! Petani di Aceh Utara Meninggal Tertimpa Patahan Pohon Kelapa

Berita

Peringatan Hari Jadi Humas Polri ke-75, Polres Aceh Utara Gelar Donor Darah

Berita

Kapolres Aceh Utara Pimpin Upacara di SMAN 1 Lhoksukon, Ajak Pelajar Jauhi Narkoba

Berita

Kapolres Aceh Utara Turun Langsung Atur Lalu Lintas Pagi di Lhoksukon

Berita

Sambut HUT ke-75 Humas Polri, Polres Aceh Utara Bersihkan Masjid Al-Ikhsan Matang Ubi

Berita

Subuh Keliling, Kapolres Aceh Utara Serap Aspirasi Warga dan Sampaikan Pesan Kamtibmas

Berita

Polsek Tanah Jambo Aye Bagikan Masker dan Imbau Warga Waspadai Kabut Asap

Berita

Kapolres Aceh Utara Silaturahmi ke Dayah Madinatud Diniyah Nafisatul Huda